🐳 Tuhan Itu Bagi Kita Tempat Perlindungan Dan Kekuatan

JikaAnda sedang berdoa di tempat kerja Anda, maka itu berarti Anda sedang mengundang Yesus Kristus Tuhan ke tempat kerja Anda. tetapi uang dan kekuatan tidak dapat melindungi Amerika. Hanya Tuhan Yesus dan Allah Bapa yang dapat melindungi Amerika. kita harus berdoa. Kita harus berdoa bagi Amerika, dan untuk perang di Afganistan, dan Tuhanitu perlindungan dan keselamatanku ini adalah keberanian Daud untuk menyatakan imannya dihadapan musuhnya dengan berani menegakkan kepalanya dihadapan lawannya. tetapi syukurilah, mungkin dengan masalah itu kita akan mengeluarkan dan memakai kekuatan yang selama ini belum kita gunakan atau belum sungguh-sungguh kita pakai, yaitu iman Nyanyian Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela (Mazmur 46:1-4) . 1, 2. Bahaya apa yang mengancam orang Israel sewaktu mereka memasuki kawasan Sinai pada tahun 1513 SM, dan bagaimana Yehuwa menenteramkan hati mereka? ORANG ISRAEL berada dalam bahaya sewaktu mereka memasuki kawasan Sinai pada awal tahun 1513 SM. Suatu perjalanan yang menakutkan menanti mereka, perjalanan melalui ”padang gurun yang luas dan dahsyat, yang banyak ular berbisa dan kalajengkingnya”. Ulangan 815, Bahasa Indonesia Masa Kini-LAI Mereka juga menghadapi ancaman serangan bangsa-bangsa yang kejam. Yehuwa telah membawa umat-Nya ke dalam situasi tersebut. Sebagai Allah mereka, sanggupkah Dia melindungi mereka? 2 Kata-kata Yehuwa sangatlah menenteramkan hati, ”Kalian sudah lihat sendiri apa yang Aku lakukan kepada orang Mesir, supaya Aku bisa membawa kalian kepada-Ku, seperti burung elang membawa anak-anaknya di sayapnya.” Keluaran 194 Yehuwa mengingatkan umat-Nya bahwa Dia telah melepaskan mereka dari tangan orang Mesir, seolah-olah menggunakan burung elang, untuk membawa mereka ke tempat yang aman. Namun, ada alasan-alasan lain mengapa sayap burung elang dengan tepat menggambarkan perlindungan ilahi. 3. Mengapa sayap burung elang dengan tepat menggambarkan perlindungan ilahi? 3 Burung elang menggunakan sayapnya yang lebar dan kuat tidak hanya untuk membubung di udara. Sewaktu hari panas terik, seekor induk elang akan melengkungkan sayapnya—yang dapat direntangkan sepanjang lebih dari dua meter—untuk membentuk payung pelindung, yang menaungi anak-anaknya yang belum bisa terbang dari sengatan sinar matahari. Pada kesempatan lain, dia menyelubungkan sayapnya pada anak-anaknya guna melindungi mereka dari angin dingin. Seperti elang menjaga anak-anaknya, Yehuwa juga menaungi dan melindungi bangsa Israel yang masih muda. Di padang belantara, umat-Nya akan selalu menemukan perlindungan dalam naungan sayap yang perkasa asalkan mereka tetap setia. Ulangan 329-11; Mazmur 367 Tetapi, dapatkah kita mengharapkan perlindungan Allah sekarang? Janji tentang Perlindungan Ilahi 4, 5. Mengapa kita dapat menaruh kepercayaan yang mutlak kepada janji Allah tentang perlindungan? 4 Yehuwa tentu sanggup melindungi hamba-hamba-Nya. Dia adalah ”Allah Yang Mahakuasa”—sebuah gelar yang menunjukkan bahwa Dia memiliki kuasa yang tak tertandingi. Kejadian 171 Bagaikan arus yang tak terbendung, kuasa yang Yehuwa kerahkan tak dapat dihalangi. Karena Dia sanggup melakukan apa pun yang diarahkan oleh kehendak-Nya, kita mungkin bertanya, ’Apakah Yehuwa berkehendak menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi umat-Nya?’ 5 Jawabannya, secara singkat, adalah ya! Yehuwa meyakinkan kita bahwa Dia akan melindungi umat-Nya. ”Allah adalah tempat kita berlindung dan kekuatan kita, pertolongan-Nya selalu tersedia di saat kita susah,” kata Mazmur 461. Karena Allah ”tidak bisa berbohong”, kita dapat menaruh kepercayaan mutlak kepada janji-Nya tentang perlindungan. Titus 12 Mari kita perhatikan beberapa gambaran yang jelas yang Yehuwa gunakan untuk melukiskan perhatian-Nya yang bersifat melindungi. 6, 7. a Gembala pada zaman Alkitab memberikan perlindungan macam apa kepada dombanya? b Bagaimana Alkitab menggambarkan hasrat Yehuwa yang sepenuh hati untuk melindungi dan memperhatikan domba-Nya? 6 Yehuwa adalah Gembala kita, dan ”kita adalah umat-Nya dan domba yang Dia gembalakan”. Mazmur 231; 1003 Hanya sedikit hewan yang sama tidak berdayanya seperti domba peliharaan. Gembala pada zaman Alkitab harus berani melindungi dombanya dari singa, serigala, dan beruang, dan juga dari pencuri. 1 Samuel 1734, 35; Yohanes 1012, 13 Namun, ada saat-saat manakala dia harus memperlihatkan kelembutan sewaktu melindungi domba. Sewaktu seekor domba melahirkan di tempat yang jauh dari kandangnya, gembala yang penuh perhatian akan menjaga sang induk yang masih lemah kemudian mengambil anaknya yang tak berdaya dan membawanya ke kandang. ”Dia akan membawa mereka di dada-Nya” 7 Dengan menyamakan diri-Nya dengan seorang gembala, Yehuwa meyakinkan kita akan hasrat-Nya yang sepenuh hati untuk melindungi kita. Yehezkiel 3411-16 Ingatlah uraian tentang Yehuwa yang terdapat dalam Yesaya 4011, yang dibahas di Pasal 2 buku ini, ”Seperti gembala Dia akan mengurus kawanan-Nya. Dengan lengan-Nya, Dia akan mengumpulkan anak domba, dan Dia akan membawa mereka di dada-Nya.” Bagaimana seekor anak domba yang mungil sampai berada di ’dada’ sang gembala—lipatan pakaiannya bagian atas? Si anak domba mungkin mendekati sang gembala, bahkan menyenggol-nyenggol kaki sang gembala dengan lembut. Akan tetapi, sang gembalalah yang harus membungkuk, mengangkatnya, dan dengan lembut menaruhnya dalam perlindungan dadanya. Sungguh suatu gambaran yang lembut tentang kerelaan Gembala Agung kita untuk menaungi dan melindungi kita! 8. a Janji Allah tentang perlindungan diulurkan kepada siapa, dan bagaimana hal ini diperlihatkan dalam Amsal 1810? b Mencari perlindungan dalam nama Allah mencakup apa saja? 8 Janji Allah tentang perlindungan ada syaratnya—janji tersebut bisa diterima hanya oleh orang-orang yang mendekat kepada-Nya. Amsal 1810 menyatakan, ”Nama Yehuwa adalah menara yang kuat. Ke sanalah orang benar berlari dan dilindungi.” Pada zaman Alkitab, menara kadang-kadang dibangun di padang belantara sebagai tempat perlindungan yang aman. Tetapi, untuk mendapatkan keamanan, orang yang berada dalam bahayalah yang harus lari ke menara semacam itu. Demikian pula halnya dengan mencari perlindungan dalam nama Allah. Dibutuhkan lebih dari sekadar mengulangi nama Allah; nama ilahi itu sendiri bukanlah mantra. Sebaliknya, kita harus mengenal dan mengandalkan Penyandang nama itu dan hidup selaras dengan standar-standar-Nya yang benar. Yehuwa sungguh baik karena meyakinkan kita bahwa apabila kita berpaling kepada-Nya dengan iman, Dia akan menjadi menara perlindungan bagi kita! ’Allah Kami Sanggup Menyelamatkan Kami’ 9. Apa buktinya bahwa Yehuwa tidak sekadar menjanjikan perlindungan? 9 Yehuwa tidak sekadar menjanjikan perlindungan. Pada zaman Alkitab, Dia mempertunjukkan kesanggupan-Nya untuk melindungi umat-Nya dengan cara yang menakjubkan. Sepanjang sejarah Israel, ’tangan’ Yehuwa yang perkasa sering kali membuat musuh-musuh yang tangguh berada di bawah kendali-Nya. Keluaran 74 Akan tetapi, Yehuwa juga menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi demi kepentingan perorangan. 10, 11. Contoh-contoh mana dalam Alkitab yang menunjukkan cara Yehuwa menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi demi kepentingan perorangan? 10 Sewaktu tiga pemuda Ibrani—yang dikenal sebagai Syadrakh, Mesyakh, dan Abednego—menolak untuk sujud kepada patung emas Raja Nebukhadnezar, raja yang murka tersebut mengancam akan melemparkan mereka ke dalam tanur api yang luar biasa panas. ”Dewa mana yang bisa menyelamatkan kalian dari tangan saya?” tantang Nebukhadnezar, raja yang paling berkuasa di bumi kala itu. Daniel 315 Ketiga pemuda tersebut memiliki keyakinan penuh akan kuasa Allah mereka untuk melindungi mereka, tetapi mereka tidak dengan lancang memastikan bahwa Dia akan melakukannya. Oleh karena itu, mereka menjawab, ’Kalau memang harus, Allah yang kami sembah sanggup menyelamatkan kami.’ Daniel 317 Kenyataannya, meski dipanaskan tujuh kali lebih panas daripada biasanya, tanur api tersebut tidak ada apa-apanya bagi Allah mereka yang mahakuasa. Dia melindungi mereka, dan sang raja dipaksa untuk mengaku, ”Tidak ada allah lain yang bisa memberi keselamatan seperti Allah mereka.”​—Daniel 329. 11 Yehuwa juga memberikan suatu pertunjukan yang benar-benar menakjubkan tentang kuasa-Nya untuk melindungi sewaktu Dia memindahkan kehidupan Putra tunggal-Nya ke dalam rahim seorang perawan Yahudi, Maria. Seorang malaikat memberi tahu Maria bahwa dia akan ”hamil dan melahirkan anak laki-laki”. Malaikat tersebut menjelaskan, ”Kuasa kudus akan datang ke atasmu, dan kuasa Yang Mahatinggi akan menaungimu.” Lukas 131, 35 Tampaknya, tidak pernah sebelumnya Putra Allah berada dalam situasi serawan ini. Akankah dosa dan ketidaksempurnaan sang ibu jasmani mencemari embrionya? Dapatkah Setan melukai atau membunuh sang Putra sebelum Dia dilahirkan? Mustahil! Yehuwa seolah-olah membentuk suatu dinding pelindung di sekeliling Maria sehingga, sejak dia mengandung, tidak ada apa pun—apakah itu ketidaksempurnaan, kuasa yang mencelakakan, manusia yang keji, atau roh jahat mana pun—yang dapat merusak embrio yang sedang bertumbuh tersebut. Yehuwa terus melindungi Yesus selama masa mudanya. Matius 21-15 Sampai waktu yang Allah tetapkan, Putra yang dikasihi-Nya tidak dapat dicelakai. 12. Pada zaman Alkitab, mengapa Yehuwa melindungi individu-individu tertentu dengan cara yang menakjubkan? 12 Mengapa Yehuwa melindungi individu-individu tertentu dengan cara yang menakjubkan demikian? Dalam banyak kasus, Yehuwa melindungi individu-individu demi melindungi sesuatu yang jauh lebih penting penggenapan tujuan-Nya. Sebagai contoh, keselamatan Yesus yang masih bayi sangat penting bagi penggenapan tujuan Allah, yang akhirnya akan mendatangkan manfaat bagi seluruh umat manusia. Sejumlah besar catatan mengenai pertunjukan kuasa untuk melindungi telah menjadi bagian dari ayat-ayat yang terilham, yang ”ditulis untuk mengajar kita. Ayat-ayat itu membuat kita bertekun dan terhibur sehingga kita memiliki harapan”. Roma 154 Ya, contoh-contoh tersebut menguatkan iman kita akan Allah yang mahakuasa. Tetapi, perlindungan apa yang dapat kita harapkan dari Allah sekarang? Apa yang Tidak Tercakup dalam Perlindungan Ilahi 13. Apakah Yehuwa wajib melakukan mukjizat demi kepentingan kita? Jelaskan. 13 Janji tentang perlindungan ilahi tidak berarti bahwa Yehuwa wajib melakukan mukjizat demi kepentingan kita. Tidak, Allah kita tidak memberikan jaminan bahwa kita akan menikmati kehidupan yang bebas problem dalam sistem tua ini. Banyak hamba Yehuwa yang setia menghadapi kesengsaraan yang hebat, termasuk kemiskinan, perang, penyakit, dan kematian. Yesus dengan jelas memberi tahu murid-muridnya bahwa secara perorangan mereka mungkin akan dibunuh karena iman mereka. Itu sebabnya, Yesus menekankan perlunya bertekun sampai ke akhir. Matius 249, 13 Seandainya Yehuwa menggunakan kuasa-Nya untuk melakukan pembebasan yang bersifat mukjizat dalam semua kasus, Setan pasti akan mencela Yehuwa dan mempertanyakan ketulusan pengabdian kita kepada Allah kita.​—Ayub 19, 10. 14. Contoh apa saja yang memperlihatkan bahwa Yehuwa tidak selalu melindungi semua hamba-Nya dengan cara yang sama? 14 Bahkan pada zaman Alkitab, Yehuwa tidak menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi guna menjaga setiap hamba-Nya dari kematian dini. Sebagai contoh, Rasul Yakobus dieksekusi oleh Herodes kira-kira pada tahun 44 M; tetapi tidak lama kemudian, Petrus diselamatkan ”dari tangan Herodes”. Kisah 121-11 Dan Yohanes, saudara Yakobus, hidup lebih lama daripada Petrus dan Yakobus. Jelaslah, kita tidak dapat mengharapkan Allah kita melindungi semua hamba-Nya dengan cara yang sama. Lagi pula, ”waktu dan kejadian yang tidak terduga” memengaruhi kita semua. Pengkhotbah 911 Kalau begitu, bagaimana Yehuwa melindungi kita sekarang? Yehuwa Memberikan Perlindungan Jasmani 15, 16. a Apa buktinya bahwa Yehuwa telah memberikan perlindungan jasmani kepada para penyembah-Nya sebagai suatu kelompok? b Mengapa kita dapat yakin bahwa Yehuwa akan melindungi hamba-hamba-Nya sekarang dan pada ”kesengsaraan besar”? 15 Pertama-tama, pertimbangkan soal perlindungan jasmani. Sebagai penyembah Yehuwa, kita sebagai suatu kelompok dapat mengharapkan perlindungan semacam itu. Kalau tidak, kita akan menjadi mangsa empuk Setan. Pikirkanlah hal ini Setan, si ”penguasa dunia ini”, sangat berhasrat untuk memusnahkan ibadah sejati. Yohanes 1231; Wahyu 1217 Beberapa pemerintah yang paling berkuasa di bumi telah melarang pekerjaan pengabaran kita dan berusaha melenyapkan kita sama sekali. Namun, umat Yehuwa tetap kukuh dan terus mengabar tanpa mengendur! Mengapa bangsa-bangsa yang perkasa tidak mampu menghentikan kegiatan sekelompok orang Kristen yang relatif kecil dan tampak tak berdaya ini? Karena Yehuwa telah menaungi kita dengan sayap-Nya yang kuat!​—Mazmur 177, 8. 16 Bagaimana dengan perlindungan jasmani pada ”kesengsaraan besar” yang akan datang? Kita tidak perlu takut akan pelaksanaan penghakiman oleh Allah. Bagaimanapun juga, ”Yehuwa tahu caranya melepaskan orang yang mengabdi kepada-Nya dari cobaan, serta caranya menahan orang-orang jahat untuk dimusnahkan pada hari penghakiman”. Wahyu 714; 2 Petrus 29 Sementara itu, kita dapat selalu yakin akan dua hal. Pertama, Yehuwa tidak akan membiarkan hamba-hamba-Nya yang setia disingkirkan sama sekali dari permukaan bumi. Kedua, Dia akan mengupahi para pemelihara integritas dengan kehidupan abadi dalam dunia baru-Nya yang adil—jika perlu, melalui kebangkitan. Bagi mereka yang telah meninggal, tiada tempat yang lebih aman selain di dalam ingatan Allah.​—Yohanes 528, 29. 17. Bagaimana Yehuwa menjaga kita melalui Firman-Nya? 17 Sekarang pun, Yehuwa menjaga kita melalui ”firman”-Nya yang hidup, yang memiliki kuasa untuk memotivasi orang-orang untuk memulihkan kondisi hati dan memperbaiki kehidupan mereka. Ibrani 412 Dengan menerapkan prinsip-prinsip Firman Allah, dalam beberapa hal kita dapat dilindungi dari bahaya jasmani. ”Aku, Yehuwa, . . . mengajarmu demi kebaikanmu,” kata Yesaya 4817. Tak diragukan lagi, hidup selaras dengan Firman Allah dapat meningkatkan kesehatan kita dan memperpanjang kehidupan kita. Misalnya, karena menerapkan nasihat Alkitab untuk menjauhkan diri dari perbuatan cabul dan untuk membersihkan diri dari pencemaran, kita menghindari praktek-praktek najis dan kebiasaan-kebiasaan yang mencelakakan yang menghancurkan kehidupan banyak orang yang tidak saleh. Kisah 1529; 2 Korintus 71 Betapa bersyukurnya kita atas perlindungan dari Firman Allah! Yehuwa Melindungi Kita Secara Rohani 18. Perlindungan secara rohani apa yang Yehuwa berikan kepada kita? 18 Yang terpenting, Yehuwa memberikan perlindungan rohani. Allah kita yang pengasih melindungi kita dari bahaya rohani dengan memperlengkapi kita dengan apa yang dibutuhkan untuk bertekun menanggung cobaan dan untuk menjaga hubungan kita dengan-Nya. Oleh karena itu, Yehuwa bertindak untuk memelihara hidup kita, bukan hanya untuk beberapa tahun yang singkat melainkan untuk selama-lamanya. Perhatikan beberapa persediaan Allah yang dapat melindungi kita secara rohani. 19. Bagaimana kuasa kudus Yehuwa membuat kita sanggup mengatasi cobaan apa pun yang mungkin kita hadapi? 19 Yehuwa adalah ”Pendengar doa”. Mazmur 652 Sewaktu tekanan hidup tampaknya tak tertanggulangi, mencurahkan isi hati kepada-Nya dapat memberi kita banyak kelegaan. Filipi 46, 7 Dia mungkin tidak menyingkirkan cobaan-cobaan kita secara mukjizat, tetapi sebagai tanggapan atas doa kita yang sepenuh hati, Dia dapat memberi kita hikmat untuk menghadapinya. Yakobus 15, 6 Lebih dari itu, Yehuwa memberikan kuasa kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Lukas 1113 Kuasa kudus yang perkasa tersebut dapat membuat kita sanggup mengatasi cobaan atau problem apa pun yang mungkin kita hadapi. Itu juga dapat memberikan ’kesanggupan yang begitu luar biasa’ kepada kita untuk bertekun sampai Yehuwa menyingkirkan semua problem yang menyakitkan dalam dunia baru yang sudah sangat dekat.​—2 Korintus 47. 20. Bagaimana kuasa Yehuwa untuk melindungi dinyatakan melalui rekan-rekan seiman kita? 20 Kadang kala, kuasa Yehuwa untuk melindungi dinyatakan melalui rekan-rekan seiman kita. Yehuwa telah menarik umat-Nya untuk bergabung dengan ”saudara seiman” di seluas dunia. 1 Petrus 217; Yohanes 644 Di tengah kehangatan persaudaraan tersebut, kita melihat kesaksian hidup akan kuasa kudus Allah yang memengaruhi orang-orang secara menyeluruh. Kuasa itu menghasilkan buahnya dalam diri kita—sifat-sifat yang menarik dan berharga termasuk kasih, kebaikan hati, dan kebaikan. Galatia 522, 23 Oleh karena itu, sewaktu kita berada dalam kesusahan dan seorang rekan seiman tergerak untuk memberikan nasihat yang berguna atau membagikan kata-kata anjuran yang amat dibutuhkan, kita dapat berterima kasih kepada Yehuwa atas bukti perhatian-Nya yang bersifat melindungi tersebut. 21. a Makanan rohani yang tepat waktu apa yang Yehuwa berikan melalui ”budak yang setia dan bijaksana”? b Bagaimana Saudara secara pribadi mendapat manfaat dari persediaan Yehuwa yang melindungi kita secara rohani? 21 Yehuwa menyediakan hal lain untuk melindungi kita makanan rohani yang tepat waktu. Untuk membantu kita mendapat kekuatan dari Firman-Nya, Yehuwa telah menugasi ”budak yang setia dan bijaksana” untuk menyalurkan makanan rohani. Budak yang setia tersebut menggunakan publikasi tercetak, termasuk jurnal Menara Pengawal dan Sadarlah!, serta situs web perhimpunan, pertemuan wilayah, dan pertemuan regional untuk memberi kita ”makanan pada waktu yang tepat”—apa yang kita butuhkan, pada waktu kita membutuhkannya. Matius 2445 Pernahkah Saudara mendengar sesuatu di sebuah perhimpunan Kristen—dalam sebuah komentar, sebuah khotbah, atau bahkan dalam sebuah doa—yang memberikan kekuatan dan anjuran yang sangat cocok dengan kebutuhan Saudara? Pernahkah hidup Saudara dipengaruhi oleh artikel tertentu yang diterbitkan dalam salah satu jurnal kita? Ingatlah, Yehuwa menyediakan semuanya itu untuk melindungi kita secara rohani. 22. Yehuwa selalu menggunakan kuasa-Nya untuk apa? Mengapa bisa dibilang bahwa Yehuwa menggunakan kuasa-Nya demi kepentingan kita? 22 Jelaslah, Yehuwa adalah perisai ”bagi semua yang berlindung kepada-Nya”. Mazmur 1830 Kita tahu bahwa Dia tidak menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi kita dari semua malapetaka sekarang. Akan tetapi, untuk memastikan penggenapan tujuan-Nya, Dia memang selalu menggunakan kuasa-Nya untuk melindungi. Dalam jangka panjang, Dia melakukannya demi kepentingan hamba-hamba-Nya. Apabila kita mendekat kepada-Nya dan tetap dalam kasih-Nya, Yehuwa akan memberi kita kehidupan sempurna yang kekal. Dengan mencamkan prospek tersebut, kita benar-benar dapat memandang penderitaan apa pun dalam sistem ini sebagai sesuatu yang ”sementara dan ringan”.​—2 Korintus 417. Claudia Jessica Official Writer Sebagai manusia tentu kita memiliki kekhawatiran, kecemasan maupun ketakutan tersendiri. Di tengah kondisi dunia yang tidak menentu ditambah dengan pandemi yang saat terjadi di seluruh dunia menambahkan kecemasan. Namun apa yang perlu ditakutkan lagi ketika Tuhan bersama dengan kita? Sebuah lagu berkata “Jika Allah di pihak kita, siapa lawan kita?” Oleh karena itu, berlindunglah di tempat yang tepat. Tuhan memberikan perlindungan bagi kira semua. Berikut ini ayat Alkitab yang menyatakan perlindungan Tuhan. 1. 2 Tesalonika 3 3 Tetapi Tuhan adalah setia. Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat. 2. 1 Korintus 10 13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 3. Ulangan 31 6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. 4. Yesaya 41 10 Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 5. Amsal 4 6 Janganlah meninggalkan hikmat itu, maka engkau akan dipeliharanya, kasihilah dia, maka engkau akan dijaganya. 6. Mazmur 5 12 Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. 7. Mazmur 12 6 Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang menghauskannya Baca juga 10 Ayat Alkitab Soal Perlindungan Tuhan di Tengah Bencana Alam Halaman selanjutnya >>>8. Mazmur 46 2 Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. 9. Mazmur 57 2 Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu. 10. Mazmur 138 7 Jika aku berada dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku; terhadap amarah musuhku Engkau mengulurkan tangan-Mu, dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku. 11. Mazmur 140 5 Peliharalah aku, ya TUHAN, terhadap tangan orang fasik, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan, yang bermaksud menjatuhkan aku. 12. 2 Korintus 4 8-9 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. 13. 2 Samuel 22 3-4 Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku, tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan. Terpujilah TUHAN, seruku; maka aku pun selamat dari pada musuhku. Baca juga Jurus Jitu Rajin Baca Alkitab Sepanjang Tahun, Yuk Mulai Dengan 10 Rencana Ini Sumber Halaman Tampilkan per Halaman “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya.” Mazmur 46 1 – 3 Tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini banyak orang yang merasa kuatir ketika mengikuti perkembangan krisis COVID 19 di seluruh dunia, terutama apa yang dilaporkan dari Eropa. Tiap hari, berita utama di berbagai media berkisar pada berbagai masalah yang timbul karena adanya pandemi ini. Salah satu tindakan yang dianjurkan pemerintah di seluruh dunia untuk memperkecil resiko penularan virus corona adalah dengan menjauhkan diri dari tempat yang banyak orangnya, dan itu dinamakan social distancing. Teknik ini bukanlah barang baru, karena dalam menghadapi penyakit menular, masyarakat memang dianjurkan untuk menjauhi kerumunan orang yang ada di pusat pertokoan, bioskop, restoran dan bahkan rumah ibadah. Manusia sebagai makhluk sosial sudah tentu sulit untuk menghindari hubungan dengan sesamanya. Dengan demikian, social distancing hanya bisa dilaksanakan dengan peraturan pemerintah, dan rakyat mau tidak mau harus menaatinya. Dalam keadaan sedemikian, cepat atau lambat banyak orang merasa tertekan karena tidak dapat dengan bebas bertemu dengan sanak keluarga, teman atau kolega. Mereka yang sudah merasa kuatir akan kesehatannya, sekarang tidak dapat menghindari rasa sepi karena tiap orang terlihat sibuk dengan kepentingan mereka sendiri. Dalam kesepian, penderitaan dan ancaman, manusia mencari seseorang yang bisa memberi harapan. Mungkin itu orangtua, anak, pendeta atau pun pemimpin negara. Memang dalam keadaan kritis, kita lebih bisa melihat kualitas manusia yang sebenarnya dan menyimpulkan siapakah yang benar-benar bisa memimpin dan mengatasi keadaan. Walaupun demikian, tidak ada seorang pun yang bisa sepenuhnya bergantung kepada sesamanya. Dalam keadaan bahaya seperti yang kita alami saat ini, tidak akan ada manusia yang benar-benar yakin akan kekuatan dan kemampuannya sendiri. Ayat di atas menunjukkan bahwa hanya Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Karena itu, Ia adalah tempat perlindungan dan kekuatan kita. Allah adalah penolong kita di masa lalu, ketika kita mengalami kesesakan, dan Ia jugalah yang akan melindungi kita dihari-hari mendatang. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi bergoncang dan sekalipun bahaya besar datang mengancam kita. Allah adalah Sang Pencipta yang mahakuasa, kepadaNya kita bisa berharap akan datangnya pertolongan dan penghiburan.

tuhan itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan