🐫 File Sistem Yang Digunakan Pada Sistem Operasi Linux Adalah

W W adalah satu perintah / command dari terminal linux yang digunakan untuk melihat informasi user yang login pada session sistem operasi linux yang sedang kita gunakan. Who: Who adalah salah satu perintah / command dari terminal linux yang digunakan untuk melihat informasi user aktif tetapi tidak sedetail informasi yang diberikan oleh perintah W. 1 Di dalam menginstalasi Sistem Operasi Linux diperlukan minimal 2 partisi yang digunakan, yaitu . a. /root dan /boot. b. /root dan /home. c. /root dan/swap. d. /home dan/boot. e. /home dan/usr. 2. Inti dari Sistem Operasi yang berfungsi sebagai pengelola dari hardware dan manajemen sistem disebut . 1 Manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. 2. Sifat-sifat File antara lain : Persistence => tetap bertahan meski tidak ada daya. Size => memiliki ukuran dalam byte. Sharability => dapat digunakan mengakses informasi. 3. FAT16adalah sebuah file system yang kompatibel hampir di semua Operating System baik itu Windows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. Kekurangan : FAT16 mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi, jadi semakin besar Harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk. 31 Organisasi File Regular file / ordinary file adalah file yang digunakan untuk menyimpan data, source program, dokumen, grafik, program obyek, dan sebagainya. File ini terdiri dari 3 macam, antara lain :- File teks- File Script Shell- File Binary (executable)- File DataSistem File pada Linux diatur secara hirarkhikal seperti UNIX, yaitu dimulai dari root dengan simbol "/". Sistemoperasi adalah Sebuah perangkat lunak sistem yang mempunyai tugas untuk melakukan kontrol dan managemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk juga menjalankan perangkat lunak/software. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi pengguna tidak EXT3adalah file system yang digunakan pada sebagian besar sistem operasi Linux. Pada file system maka setiap file akan memiliki suatu database mini, yaitu disebut dengan inode. Dimana di dalamnya berisi berbagai informasi seperti jenis file, hak akses, pemilik file, group pemilik file, besar file dan waktu perubahan. SistemFile Linux Sistem operasi Linux mendukung banyak File System yang berbeda, tapi pilihan yang umum digunakan adalah keluarga Ext* (Ext2, Ext3 dan Ext4) dan ReiserFS. Berikut sistem file yang umumnya digunakan pada sistem operasi Linux: Ext2 (2nd Extended) Ext2 merupakan jenis sistem file Linux paling tua yang masih ada. Perintahyang digunakan untuk mengubah attribute/hak pakai suatu file atau direktori pada Sistem Operasi Linux adalah . A. attrib. B. chmod. C. chgrp File system yang digunakan pada Sistem Operasi Linux adalah . A. NTFS. B. FAT32. Syntax yang ditambahkan pada file konfigurasi dhcp atau linux untuk mensetting alamat . 1. Second Extended Ext2 Second Extended File system Ext2 dirancang oleh Rémy Card, sebagai file sistem yang extensible dan powerful untuk digunakan pada sistem operasi Linux. Latar belakang Ext2 pertama kali dikembangkan dan diintegrasikan pada kernel Linux, dan sekarang ini sedang dikembangkan juga penggunaannya pada sistem operasi lainnya. Tujuannya adalah untuk membuat suatu file system yang powerful, yang dapat mengimplementasikan file-file semantik dari UNIX dan mempunyai pelayanan advance features. Kemampuan dasar EXT2 File system EXT2 mampu menyokong beberapa tipe file yang standar dari UNIX, seperti regular file, directories, device special files, dan symbolic links. EXT2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar. File system EXT2 mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang. Maximum 255 karakter. EXT2 memerlukan beberapa blok untuk super user root. 2. Third Extended File System Ext3 EXT3 merupakan suatu journalled filesystem. Journalled filesystem didesain untuk membantu melindungi data yang ada di dalamnya. Dengan adanya journalled filesystem, maka kita tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan ke-konsistensian data, yang akan memakan waktu sangat lama bagi harddisk yang berkapasitas besar. EXT3 adalah suatu filesystem yang dikembangkan untuk digunakan pada sistem operasi Linux. EXT3 merupakan hasil perbaikan dari EXT2 ke dalam bentuk EXT2 yang lebih baik dengan menambahkan berbagai macam keunggulan Keunggulannya Availability EXT3 tidak mendukung proses pengecekan file system, bahkan ketika system yang belum dibersihkan mengalami “shutdown”, kecuali pada beberapa kesalahan hardware yang sangat jarang. Hal seperti ini terjadi karena data ditulis atau disimpan ke dalam disk dalam suatu cara sehingga file system-nya selalu konsisten. Waktu yang diperlukan untuk me-recover ext3 file system setelah system yang belum dibersihkan dimatikan tidak tergantung dari ukuran file system atau jumlah file; tetapi tergantung kepada ukuran “jurnal” yang digunakan untuk memelihara konsistensi. Jurnal dengan ukuran awal default membutuhkan sekitar 1 sekon untuk recover tergantung dari kecepatan hardware. Integritas Data Dengan menggunakan file sistem ext3 kita bisa mendapatkan jaminan yang lebih kuat mengenai integritas data dalam kasus dimana sistem yang belum dibersihkan dimatikan shutdown. Kita bisa memilih tipe dan level proteksi yang diterima data. Kita bisa memilih untuk menjaga agar file system tetap konsisten, tetapi tetap mengijinkan kerusakan terhadap data dalam file system dalam kasus dimatikannya shutdown system yang belum dibersihkan; ini bisa memberikan peningkatan kecepatan pada beberapa keadaan. Secara alternatif kita bisa memilih untuk lebih memastikan bahwa data konsisten dengan bagian dari file system; ini berarti kita tidak akan pernah melihat “garbage data” pada file-file yang baru ditulis ulang setelah terjadi “crash”. Pilihan yang aman yakni menjaga kekonsistenan data sebagai bagian dari file system adalah pilihan default. Perbandingan EXT2 VS EXT3 Secara umum prinsip-prinsip dalam EXT2 sama dengan EXT3. Metode pengaksesan file, keamanan data, dan penggunaan disk space antara kedua file system ini hampir sama. Perbedaan mendasar antara kedua file system ini adalah konsep journaling file system yang digunakan pada EXT3. Konsep journaling ini menyebabkan EXT2 dan EXT3 memiliki perbedaan dalam hal daya tahan dan pemulihan data dari kerusakan. Konsep journaling ini menyebabkan EXT3 jauh lebih cepat daripada EXT2 dalam melakukan pemulihan data akibat terjadinya kerusakan. 3. Fourth Extended File System Ext4 Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebut atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya. Selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi atau lebih. Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit. Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya, fast fsck, journal checksumming, dan defragmentation support. 4. FAT16 File Allocation Table 16 Sistem file FAT16 pertama kali diperkenalkan pada era MS-DOS di tahun 1981. Sistem file yang sudah berumur 27 tahun ini, pertama kali dirancang untuk menangani file yang terdapat pada floppy disk. Selanjutnya dengan beberapa perbaikan, sistem file ini mampu untuk menangani file yang terdapat pada hard disk. Keunggulan yang paling besar dari FAT16 adalah kemampuan untuk bekerja pada banyak sistem operasi yang berbeda seperti, Windows 95/98/Me, OS/2, Linux, dan beberapa versi dari UNIX. Sedangkan kelemahan terbesarnya terletak pada jumlah kluster yang terbatas untuk tiap partisinya, sehingga apabila hardisk bertambah besar maka ukuran kluster yang ada pada hardisk juga akan bertambah besar. Pada hardisk dengan besar partisi 2GB, setiap kluster mempunyai besar 32 kilobytes, artinya walaupun file yang terdapat pada hardisk tersebut lebih kecil dari 32 KB maka pada hardisk dengan FAT16 tetap akan menempati ruangan sebesar 32 KB. FAT16 juga tidak mendukung kompresi, enkripsi dan beberapa teknik keamanan yang lain. 5. FAT32 File Allocation Table 32 Sistem file FAT32 pertama kali diperkenalkan saat peluncuran Windows 95 Service Pack 2. Sistem file ini merupakan pengembangan dari FAT16 dengan perbaikan utama terletak pada peningkatan jumlah kluster untuk setiap partisi. Dalam perjalanannya ternyata FAT32 mempunyai banyak keunggulan lain bila dibandingkan dengan pendahulunya. Meskipun FAT32 bertujuan untuk menutupi segala kelemahan yang terdapat pada FAT16, ternyata timbul suatu masalah dengan kompatibilitas terhadap sistem operasi yang lain. Bila FAT16 mampu bercengkrama’ dengan banyak sistem operasi, tidak demikian halnya dengan FAT32. Windows NT, Linux dan UNIX adalah beberapa diantara sistem operasi yang gagal dihinggapi’ oleh FAT32. Setelah muncul Windows XP, hal ini tidak menjadi masalah lagi karena Windows XP dapat dipasang dengan baik pada FAT32 sehingga mempermudah melakukan komunikasi di jaringan yang menggunakan Windows XP tanpa memperdulikan sistem file yang digunakan. 6. NTFS New Technology File System Sistem file NTFS diperkenalkan pertama kali saat peluncuran versi awal dari Windows NT. Sistem file ini sangat berbeda dengan FAT. NTFS memberikan fitur keamanan yang sangat tinggi, kompresi data yang bagus serta enkripsi data yang susah ditembus. Sistem file ini merupakan sistem file default saat kita pertama kali melakukan instalasi Windows XP dan jika kita melakukan upgrade dari Windows 9x ke Windows XP maka kita akan ditanya apakah kita juga akan mengkonversi sistem file lama kita ke NTFS. Jika kita menolak untuk melakukan konversi juga tidak menjadi masalah sebab Windows XP tetap akan bekerja pada sistem file FAT32 tentu dengan fitur keamanan yang kurang. Yang perlu diingat, kita bisa dengan mudah melakukan konversi sistem file dari FAT16 atau FAT32 ke NTFS, tetapi sebaliknya, bila kita ingin mengkonversi balik ke FAT dari NTFS tidak bisa dilakukan dengan mudah tanpa men-format hardisk. Sayangnya sistem file NTFS tidak bisa menutupi kelemahan FAT32 dalam masalah kompatibelitas dengan sistem operasi yang lain sehingga disarankan bila kita menggunakan 2 sistem operasi yang berbeda dalam 1 komputer maka kita diharapkan untuk selalu menyediakan satu partisi dengan sistem file FAT sebagai tempat menyimpan data recovery. Namun dengan fitur recovery yang ditawarkan/termasuk di dalam sistem operasi Windows XP, saya rasa pembuatan partisi FAT ini menjadi suatu yang mubazir. Sumber Tipe File yang Digunakan Oleh Linux secara umum adalah Ext3. Ext3 Third Extended File System adalah sebuah file system yang digunakan pada sistem operasi Linux. Ext3 merupakan versi yang ditingkatkan dari Ext2, yang merupakan file system pada sistem operasi Linux yang sudah lama digunakan. Ext3 menambahkan fitur-fitur baru yang tidak ada pada Ext2, seperti journaling. Journaling adalah proses mencatat setiap perubahan yang dilakukan pada file system sehingga sistem operasi dapat memulihkan kondisi file system setelah terjadi crash atau kegagalan sistem. Dengan demikian, Ext3 lebih aman dan dapat diandalkan daripada Ext2. Baca Juga Perintah Dasar Linux Yang Digunakan Untuk Menghapus Direktori Tipe File Yang Terdapat Pada LinuxApa yang dimaksud sistem file sebutkan contohnya? Tipe File Yang Terdapat Pada Linux Sistem file di Linux adalah struktur yang digunakan oleh sistem operasi untuk menyimpan, mengelola, dan mengakses file dan direktori. Di Linux, ada beberapa sistem file yang umum digunakan, di antaranya Ext2 Second Extended File System – sistem file yang digunakan pada versi awal Linux. Ext3 Third Extended File System – sistem file yang merupakan versi terbaru dari Ext2 yang dilengkapi dengan fitur journaling. Ext4 Fourth Extended File System – sistem file terbaru yang merupakan peningkatan dari Ext3 dengan fitur journaling yang lebih baik dan kemampuan menangani file yang lebih besar. Btrfs B-tree File System – sistem file yang merupakan alternatif baru yang dilengkapi dengan fitur snapshot dan kemampuan menangani file yang sangat besar. XFS eXtended File System – sistem file yang ditujukan untuk sistem yang menangani file yang sangat besar. ReiserFS – sistem file yang ditujukan untuk menangani file yang banyak dan kecil-kecil. JFS Journaled File System – file system yang menambahkan fitur journaling untuk meningkatkan keandalan sistem. Apa yang dimaksud sistem file sebutkan contohnya? Sistem file adalah cara sistem operasi menyimpan, mengelola, dan mengakses file di komputer. Contoh sistem file yang sering digunakan di Linux adalah Ext3, Ext4, dan XFS. Contoh sistem file yang sering digunakan di Windows adalah NTFS dan FAT32. Sistem file memiliki peran penting dalam mengelola file di komputer, seperti memastikan file dapat diakses dengan cepat, mengelola ruang penyimpanan, dan menjamin integritas file. Semoga artikel tentang Tipe File yang Digunakan Oleh Linux secara umum ini bermanfaat yaa, dan menjawab pertanyaan kamu semua. Setelah sebelumnya kami membahas tentang apa itu distro linux, dalam artikel ini kami akan berbagi 45 perintah dasar linux yang bisa Anda pelajari. Ada banyak pilihan sistem operasi yang bisa Anda gunakan di server. Dari beragam sistem operasi yang ada saat ini, Linux menjadi salah satu sistem operasi terfavorit yang digunakan oleh sekitar 48% server di seluruh dunia. Meskipun bisa digunakan sebagai sistem operasi desktop seperti halnya Windows dan MacOS, pangsa pasar terbesar Linux saat ini ada pada lingkungan server, mobile devices dan IoT. Dibandingkan dengan Windows atau MacOS, Linux memiliki desain sistem yang lebih ringkas dan efisien. Oleh karena itu, Linux sangat ideal untuk digunakan sebagai sistem untuk menjalankan sebuah server website yang menuntut performa tinggi dan stabil. Mengenal Linux Linux adalah sebuah sistem operasi free dan open source, yang dikembangkan berdasarkan desain mirip Unix Unix-like. Oleh karena itu, Linux memiliki karakteristik-karakteristik yang mirip dengan Unix yaitu ringan, relatif lebih aman, stabil dan portabel. Berbeda dengan Windows atau Mac, Linux bisa dijalankan tanpa menggunakan antarmuka grafis atau desktop, sehingga tidak memerlukan resource yang terlalu tinggi. Oleh karenanya, Linux banyak digunakan pada perangkat server maupun IoT karena performanya yang efisien. Untuk mengoperasikan Linux pada server, Anda bisa menggunakan antarmuka teks atau TUI Text-based User Interface, dengan menjalankan beberapa perintah tertentu. Pada artikel journal kali ini, kami ingin memperkenalkan beberapa perintah dasar Linux yang harus Anda pahami supaya bisa mengoperasikan server Linux Anda dengan optimal. Ada banyak perintah-perintah yang bisa dijalankan untuk mengoperasikan sistem operasi Linux. Dari sekian banyak perintah-perintah dalam Linux, kami merangkum sekitar 40 perintah dasar yang berguna untuk Anda pahami apabila ingin menggunakan server VPS Linux. Berikut daftar perintah-perintah dasar Linux yang harus Anda pahami 1. ls Adalah perintah untuk melihat isi dari sebuah direktori atau folder. Ketik ls untuk melihat isi dari sebuah folder, dan ls -al untuk melihat isi dari sebuah folder beserta file tersembunyi hidden di dalamnya. 2. sudo Adalah perintah untuk menjalankan perintah yang memerlukan hak akses administrator bagi user non-root. 3. pwd Adalah perintah untuk melihat lokasi folder di mana Anda berada saat ini. Sebagai contoh, ketika Anda sedang berada di folder home, kemudian mengetik perintah pwd, maka akan keluar output /home/user 4. cd Adalah perintah untuk berpindah ke suatu lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin berpindah ke /home/user/public_html, maka perintahnya adalah sebagai berikutcd /home/user/public_html 5. cp Adalah perintah untuk menyalin meng-copy file dari satu lokasi ke lokasi lain. Sebagai contoh, Anda ingin menyalin dari /home/user/public_html/ ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut cp /home/user/public_html/ /home/user/public_html/subdomain 6. cp -rf Adalah perintah untuk menyalin folder beserta keseluruhan isinya dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh Anda ingin menyalin folder1 dari /home/user/public_html ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut cp -rf /home/user/public_html/folder1 /home/user/public_html/subdomain 7. mv Adalah perintah untuk memindahkan sebuah file atau folder dari satu lokasi ke lokasi lain. Contoh, Anda ingin memindahkan dari /home/user/public_html ke /home/user/public_html/subdomain, maka perintahnya sebagai berikut mv /home/user/public_html/ /home/user/public_html/subdomain Selain itu, mv juga bisa digunakan untuk merename sebuah file atau folder. Contoh, Anda ingin merename menjadi maka perintahnya sebagai berikut mv 8. rm Adalah perintah untuk menghapus sebuah file. Perintah ini akan menghapus file secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama file yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus maka perintahnya adalah sebagai berikut rm 9. rm -rf Adalah perintah untuk menghapus sebuah folder beserta keseluruhan isinya. Perintah ini akan menghapus folder secara permanen, sehingga Anda harus memastikan nama folder yang dihapus tidak keliru. Contoh, Anda ingin menghapus folder1 beserta isinya, maka perintahnya adalah sebagai berikut rm -rf folder1 10. find Adalah perintah untuk mencari sebuah file atau folder di lokasi tertentu. Contoh, Anda ingin mencari di dalam /home/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut find /home/user -name 11. grep Adalah perintah untuk mencari sebuah string atau teks tertentu di dalam sebuah file, atau ingin mencari file yang mengandung teks 1 Anda ingin mencari file yang mengandung kata “apel” di dalam /home/user, maka perintahnya adalah sebagai berikut grep "apel" -r /home/user Contoh 2 Anda ingin baris yang mengandung kata “apel” di dalam maka perintahnya sebagai berikut grep "apel" 12. cat Adalah perintah untuk melihat keseluruhan isi dari sebuah file. Sebagai contoh, Anda ingin melihat isi dari maka perintahnya adalah sebagai berikut cat 13. tail Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling akhir dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris terakhir dari isi maka perintahnya adalah sebagai berikut tail -n 5 14. head Adalah perintah untuk melihat sebagian baris paling awal dari sebuah file. Contoh, Anda ingin melihat 5 baris paling awal dari isi maka perintahnya adalah sebagai berikut head -n 15. touch Adalah perintah untuk membuat sebuah file baru. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah file baru bernama maka perintahnya adalah sebagai berikut touch 16. mkdir Adalah perintah untuk membuat sebuah folder. Sebagai contoh, Anda ingin membuat sebuah folder dengan nama folder1, maka perintahnya adalah sebagai berikut mkdir folder1 17. df Adalah perintah untuk melihat informasi partisi storage yang aktif di dalam sistem Anda. Output yang muncul dari perintah df terdiri dari Filesystem, Size, Used, Avail, Use% dan Mounted on. Untuk partisi utama sistem Linux Anda akan terbaca sebagai / di bagian Mounted on. 18. du -h Adalah perintah untuk melihat ukuran dari sebuah file atau folder dalam satuan KB, MB, dan GB. Contoh Anda ingin melihat ukuran dari folder /home/user, maka perintahnya sebagai berikut du -h /home/user 19. chmod Adalah perintah untuk mengubah permission file atau 1, Anda ingin mengubah permission menjadi 644, maka perintahnya sebagai berikut chmod 0644 Contoh 2, Anda ingin mengubah permission folder1 menjadi 755, maka perintahnya adalah sebagai berikut chmod -Rf 0755 folder1 BACA JUGA CHMOD Pengertian, Fungsi hingga Perintahnya 20. chown Adalah perintah untuk mengubah owner file atau folder. Contoh, Anda ingin mengubah file owner folder1 menjadi www-data, maka perintahnya adalah sebagai berikut chown -Rf www-datawww-data folder1 BACA JUGA Apa itu CHOWN? Pengertian, Fungsi dan perintahnya 21. echo Adalah perintah untuk menambahkan teks ke dalam sebuah file. Contoh, Anda ingin menambahkan teks “apel dan nanas” ke dalam maka perintahnya sebagai berikut echo apel dan nanas >> 22. ln Adalah perintah untuk membuat symbolic link shortcut dari satu file atau folder ke file di lokasi berbeda sebagai shortcut. Untuk membuat symbolic link, perintahnya adalah sebagai berikut ln -s /lokasi_asal/fileasli /lokasi_tujuan/shortcut Contoh Anda ingin membuat symbolic link /home/user/public_html/ yang dihubungkan ke file asli /home/user/public_html/ maka perintahnya adalah sebagai berikut ln -s /home/user/public_html/ /home/user/public_html/ 23. wget Adalah perintah untuk mengunduh sebuah file dari URL tertentu. Contoh, Anda ingin mengunduh file installer terbaru WordPress, maka perintahnya sebagai berikut wget URL/namafilewget 24. curl Adalah perintah untuk mengecek konektivitas sebuah URL. Sebagai contoh, Anda ingin mengecek yang sudah diupload ke public_html maka perintahnya adalah sebagai berikut curl 25. ping Adalah perintah untuk mengecek status koneksi dari sebuah server. Contoh, Anda ingin mengecek status koneksi maka perintahnya sebagai berikutping Apabila dalam kondisi online, akan muncul respons dengan output time=xxx msApabila dalam status offline, akan muncul respons dengan tulisan request timed out, atau destination host unreachable. 26. dig Adalah perintah untuk mengecek informasi IP Address dari sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi IP Address dari maka perintahnya adalah sebagai berikut dig 27. whois Adalah perintah untuk mengecek informasi whois sebuah domain. Contoh, Anda ingin mengecek informasi maka perintahnya adalah sebagai berikut whois 28. traceroute Adalah perintah untuk melacak rute jaringan untuk mengakses domain atau IP address tertentu. Perintah ini biasanya digunakan untuk melacak lokasi jalur yang bermasalah ketika ada kendala mengakses atau menghubungi server menjalankan traceroute, perintahnya adalah sebagai berikut traceroute IP-Addresstraceroute 29. tar Adalah perintah untuk mengekstraks atau mengompres file arsip berformat atau Contoh, Anda ingin mengekstraks atau maka perintahnya adalah sebagai berikut tar -xvf -xvf 30. unzip Adalah perintah untuk mengektraks file arsip berfomat .zip. Contoh, Anda ingin mengektraks maka perintahnya adalah sebagai berikut unzip 31. nano Adalah perintah untuk mengedit teks menggunakan nano editor. Contoh, Anda ingin mengedit maka perintahnya adalah sebagai berikut nano Untuk menyimpan perubahan yang sudah dibuat, tekan tombol Ctrl+X bersamaan, ketik Y, tekan Enter. 32. apt Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada Linux Ubuntu dan Debian. Contoh 1, untuk mengupdate database sofware dan mengupdate sistem, perintahnya adalah sebagai berikut apt update apt dist-upgrade Contoh 2, untuk menginstal paket, perintahnya adalah sebagai berikut apt install namapaket apt install apache2 menginstal paket apache2 Contoh 3, untuk menghapus paket, perintahnya adalah sebagai berikut apt remove namapaket apt remove apache2 menghapus paket apache2 33. dnf Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate paket pada AlmaLinux, Rocky Linux, dan RHEL. Contoh 1, untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut dnf update Contoh 2, untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut dnf install namapaket dnf install httpd menginstal paket apache Contoh 3, untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut dnf remove namapaket dnf remove httpd menghapus paket apache 34. zypper Adalah perintah untuk menginstal, menghapus dan mengupdate sistem pada Linux OpenSUSE. Contoh 1 untuk mengupdate sistem, jalankan perintah berikut zypper refresh zypper dup Contoh 2 untuk menginstal paket, jalankan perintah berikut zypper install namapaket zypper install httpd menginstal paket apache Contoh 3 untuk menghapus paket, jalankan perintah berikut zypper remove namapaket zypper remove httpd menghapus paket apache 35. systemctl Adalah perintah yang umumnya digunakan untuk menjalankan, menghentikan dan merestart suatu service yang berada di dalam sebuah server. Format perintahnya adalah sebagai berikut systemctl start/stop/restart nama-service Contoh 1, untuk menjalankan service Apache, jalankan perintah berikut systemctl start httpd Contoh 2, untuk menghentikan service Apache, jalankan perintah berikut systemctl stop httpd Contoh 3, untuk merestart service Apache, jalankan perintah berikut systemctl restart httpd 36. ps -ax Adalah perintah untuk melihat semua proses yang sedang berjalan di server. Fungsinya mirip dengan task manager pada Windows. Output yang tampil setelah menjalankan ps -ax terdiri dari PID, TTY, STAT, TIME dan COMMAND. 37. kill Adalah perintah untuk menghentikan secara paksa sebuah proses yang berjalan di server. Perintah untuk menghentikan proses dengan kill adalah sebagai berikut kill -9 PID 38. reboot Adalah perintah untuk merestart sistem secara keseluruhan. Proses ini biasanya dijalankan ketika sebelumnya melakukan perubahan tertentu yang memerlukan proses restart. Apabila dalam server Anda berjalan service MySQL, sebelum menjalankan perintah reboot, sebaiknya service mysql dihentikan dengan dulu dengan perintah systemctl stop mysql 39. iptables Adalah perintah untuk melakukan pengaturan firewall di Linux, seperti membuka dan menutup port. Contoh 1, untuk membuka port 443, jalankan perintah berikut iptables -I INPUT -p tcp -m tcp -dport 443 -j ACCEPT Contoh 2, untuk menutup port 443, jalankan perintah berikut iptables -I INPUT -p tcp -m tcp -dport 443 -j REJECT 40. free -m Adalah perintah untuk mengetahui status penggunaan memory RAM yang berjalan saat ini dalam ukuran MB. Setelah menjalankan perintah free -m akan muncul beberapa output, yaitu total ukuran RAM yang Anda miliki, used jumlah RAM yang sedang terpakai dan available jumlah RAM yang belum terpakai. 41. hostname Adalah perintah untuk mengetahui hostname server yang Anda miliki. 42. history Adalah perintah untuk menampilkan daftar perintah-perintah yang pernah Anda jalankan sebelumnya. Perintah ini berguna apabila sebelumnya Anda pernah menjalankan perintah yang cukup panjang dan susah untuk diingat, atau supaya Anda tidak perlu mengetiknya dua kali. 43. screen Adalah perintah yang memungkinkan Anda untuk menjalankan sebuah perintah yang berjalan di belakang background. Perintah ini berguna ketika Anda sedang menjalankan proses yang memerlukan waktu lama, sehingga tidak perlu Anda pantau secara standby. Perintah yang dijalankan melalui screen akan tetap berjalan, meskipun komputer yang Anda gunakan untuk koneksi SSH dimatikan. Screen tidak terinstal secara default baik di Ubuntu maupun AlmaLinux. Anda harus menginstalnya terlebih dahulu melalui perintah berikut apt install screen pada Ubuntu/Debian dnf install screen pada AlmaLinux 44. scp Adalah perintah untuk mengupload atau mentransfer file dari satu server ke server lain yang menjalankan Linux. Sebagai contoh, Anda ingin mentransfer ke server lain yang menggunakan Linux ke dalam folder /home, maka perintahnya adalah sebagai berikut scp -P port file [email protected]/lokasi scp -P 22 [email protected]/home 45. ifconfig Adalah perintah untuk melakukan konfigurasi network pada server Anda, atau untuk melihat informasi network yang aktif. Apabila Anda menjalankan perintah tersebut, akan menampilkan informasi network yang berjalan, mulai dari IP Address, MAC address, dan lainnya. 46. date Adalah perintah untuk melihat informasi tanggal yang aktif saat ini di sistem Anda. 47. clear Adalah perintah untuk membersihkan tampilan shell / Terminal yang sedang aktif. Alternatif lainnya, Anda bisa menekan tombol Ctrl+L secara bersamaan. 48. exit Adalah perintah untuk keluar dari session koneksi SSH ke server Anda. Alternatif lainnya, Anda bisa menekan tombol Ctrl+D secara bersamaan. Penutup Bagi Anda yang sudah terbiasa mengoperasikan sistem operasi desktop seperti Windows atau Mac, pengoperasian menggunakan perintah teks Text-based User Interface pada Linux mungkin terasa asing dan cukup menyulitkan pada awalnya. Tapi seiring berjalannya waktu dan secara perlahan terbiasa, Anda akan mulai menyadari, bahwa perintah teks lebih powerful dan dalam beberapa kondisi, justru lebih efisien. Di samping itu, perintah teks adalah bagian tak terpisahkan dari sistem operasi Linux, yang akan sangat membantu apabila Anda mau dan bisa memahaminya. Apabila Anda ingin menggunakan layanan VPS untuk mengembangkan website, pemahaman akan perintah teks pada Linux adalah sebuah skill dasar yang wajib Anda kuasai. Demikian artikel tentang 45+ Perintah Dasar Linux Yang Harus Anda Pahami. Semoga bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda yang sedang menggunakan layanan VPS hosting di Rumahweb.

file sistem yang digunakan pada sistem operasi linux adalah